top of page
Search

TEORI AGENDA SETTING? BAHAASS!

  • gagasanmahasiswa
  • May 21, 2019
  • 3 min read

Updated: May 23, 2019

Sobat-sobat semua udah tau belum sih ada teori yang namanya agenda setting? udah?belum?! ya gapapa deh, tetap kita bahas, yuk kita bahas lebih dalam dengan analisis kasus!

TEORI AGENDA SETTING berbicara tentang media sebagai pembuat agenda dari yang terjadi di khalayaknya. Dalam teori agenda setting, ada tiga agenda nih yang dibahas. Yang pertama ada Agenda Media, Agenda Publik, dan Agenda Kebijakan. Ketiga agenda tersebut saling berkaitan dan saling mempengaruhi khalayaknya. Agenda media akan menjadi agenda publik, karena publik akan terpengaruh oleh agenda yang terus dimunculkan oleh media. Selanjutnya, dengan munculnya agenda publik, maka akan muncul kebijakan-kebijakan yang dibentuk khalayak yang disebut agenda kebijakan.




Untuk mempermudah pemahaman sobat semua, baca kaitan agenda setting dengan kasus Vanessa Angel nih!

Untuk kasus ini, kami mengambil dari berita Detik.news.

Detik.news secara jelas terus-menerus membentuk agenda dalam masyarakat dengan banyak memberitakan tentang kasus Vanessa Angel seperti yang teman-teman tahu. Dengan Detik.news secara terus-menerus memberitakan kasus ini, artinya Detik.news sebagai media sedang membuat agendanya.

Pada kasus ini, ada juga aspek framming, dimana setiap Detik.news mengunggah berita baru tentang Vanessa Angel, Detik.news sebagai media memberikan kelanjutan-kelanjutan atau perkembangan kasus ini, serta memberikan sudut pandang yang berbeda baik pemberitaan dari sudut pandang Vanessa Angel, saksi, kekasih Vanessa Angel, serta ayah Vanessa Angel. Dengan memberikan berbagai sudut pandang, maka media juga memberikan efek kepada masyarakat, seperti mengarahkan masyarakat untuk mengubah pola pikir mengenai citra diri Vanessa Angel, memberikan hujatan kepada terdakwa salah satunya melalui media sosial seperti instagram.



Dari munculnya persepsi pada Vanessa Angel, maka dapat ditangkap bahwa Agenda Media akhirnya mempengaruhi Agenda Publik dan Agenda Publik membuat khalayak berinteraksi dan mengambil kesepakatan, dan itulah yang disebut dengan agenda kebijakan.


Kira-kira begitu sobat, pemahaan dari teori agenda setting yang diterapkan pada kasus Vanessa Angel

Semoga cukup membantu pemahaman sobat semua ya!


Source:

West. Richard, Lynn H. Turner. 2008. Pengantar Teori Komunikasi, Analisis dan Aplikasi. Jakarta: Salemba Humanika


Pratnyawan, Agung, Amelia Prisilia. 2019. Ramai Vanessa Angel, Netizen Buat Tweet Lucu Soal Prostitusi Online. diambil dari https://m.hitekno.com/internet/2019/01/07/153000/ramai-vanessa-angel-netizen-buat-tweet-lucu-soal-prostitusi-online (diakses pada 20/05/19)


Prastyo, Deny Utomo. 2019.Vanessa Angel Didakwa Sebar Konten Asusila, Jaksa Ungkap Foto Sensual. diambil dari https://news.detik.com/berita/d-4523159/vanessa-angel-didakwa-sebar-konten-asusila-jaksa-ungkap-foto-sensual?tag_from=news_beritaTerkait (diakses pada 20/05/19)


Prastyo, Deny Utomo. 2019. Dugaan Rekayasa Kasus Vanessa Angel, 7 Penyidik Dilaporkan Mabes Polri. diambil dari https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4549343/dugaan-rekayasa-kasus-vanessa-angel-7-penyidik-dilaporkan-mabes-polri?_ga=2.172999904.2120357087.1558399609-562118113.1557309300 (diakses pada 20/05/19)


REVISI:

Esensi dari Teori Agenda Setting ialah media mengagendakan berita yang sekiranya sering dibicarakan oleh khalayak atau isu-isu mengenai masalah penting untuk diunggah. Salah satu berita yang baru-baru ini diagendakan oleh media untuk ditampilkan pada khalayak, yaitu berita peristiwa Kerusuhan 21-22 Mei. Kasus ini sedang marak di bahas di berbagai media, seperti pada Tirto.id, Detik.news, Cnnindonesia, dan sebagainya. Tidak hanya dari media cetak, televisi, online, bahkan pada media sosial layaknya twitter hingga instagram isu ini diberitakan. Dalam berita ada berbagai sudut pandang yang ditampilkan kepada khalayak mulai dari segi jumlah korban, tindakan aparat, hingga pelaku yang kemudian berpengaruh pada agenda publik kemudian berefek pada agenda kebijakan. Contoh berita ;



Kita bisa menganalisis Teori Agenda Setting dengan mengaitkannya dengan kasus kerusuhan 21-22 Mei, dimana topik ini sangat penting untuk diberitakan kepada masyarakat luas karena hal ini diperngaruhi oleh News value, yakni

- Significance ; Semakin penting suatu berita, maka akan semakin diberitakan oleh media karena penting untuk diketahui oleh banyak orang.

- Timeliness ; Berita yang disajikan merupakan peristiwa yang terkini.

- Magnitude ; Peristiwa yang memiliki dampak yang besar, maka akan diberitakan.

- Prominence ; Berita berhubungan dengan orang terkenal, pasti akan diliput oleh pihak media.

Selan itu, dalam teori Agenda Setting terdapat lingkaran media dan juga kebijakan redaksi yang memengaruhi isi media dalam membentuk agenda, yaitu ;



- Level pertama ( Individu ) ; Pemberitaan suatu berita dipengaruhi oleh individu atau pekerja dari media tersebut, seperti jurnalis, editor dan lain-lain.

- Level kedua ( Rutinitas Media ) ; Terdapat kebiasaan sebuah media dalam melakukan pengemasan pada sebuah berita. Pada rutinitas media juga terdapat nilai berita yang berpengaruh pada berita.

- Level ketiga ( Organisasi ) ; Pengaruh organisasi di media pada sebuah pemberitaan, bias any berupa kebijakan yang diturunkan oleh pemilik media.

- Level keempat ( Ekstra Media ) ; Pengaruh dari luar organisasi media, seperti pembaca atau penonton, pengiklan, kebijakan pemerintah dan sebagainya

- Level kelima ( Ideologi ) ; Pengaruh ideologi pada konten atau berita yang ditampilkan media, hal ini juga terkait pada cara masyarakat menafsirkan berita yang di unggah oleh media.

Daftar Pustaka ;


 
 
 

Comments


  • Grey Twitter Icon
  • Grey Instagram Icon
  • Grey Facebook Icon

© 2023 by The New Frontier. Proudly created with Wix.com

bottom of page